Kenali 7 hal pada saat magang dan apakah magang itu di gaji ?

1 “pemula atau anak bawang”

Siswa magang sangat sering disebut sebagai “anak bawang” atau dianggap orang yang sangat baru dan  tidak mengerti apa-apa. Pada situasi seperti ini, kita harus dapat menunjukkan segala kemampuan kita, agar kita tidak dipandang sebelah mata oleh karyawan senior di kantor. Ini adalah nilai plus buat kita siswa magang .

 

2  keahlian harus sesuai jurusan

“Pilihlah magang yang sesuai dengan jurusan pada saat kita ingin kuliah, agar ilmu yang kita dapat kan bisa tersalurkan. Beberapa jurusan kuliah memang mewajibkan mahasiswanya untuk bisa mendapatkan pekerjaan magang yang sesuai denga jurusan kuliah, agar ilmu yang selama ini dipelajari di kuliah dapat tersalurkan pada saat magang di perusaan atau kantor. tapi tak banyak juga yang mendapatkan pekerjaan magang diluar dari jurusannya.

Hal seperti itu justru dapat mengembangkan potensi diri kita sendiri . Melakukan pekerjaan diluar konteks keahlian kamu adalah hal yang positif. Kamu bisa mengasah kemampuan kamu yang lain, dan akhirnya kamu bisa menjadi orang yang memiliki banyak talenta atau multitalent. jadi, tidak ada salahnya kita mencoba hal-hal baru selagi muda.

 

3  Magang yang Tidak Dibayar

Karyawan magang hanya bekerja secara cuma-cuma, tidak dibayar. Tak sedikit kok perusahaan yang memberikan gaji untuk anak magang di kantornya. Jadi, agar kamu tidak bingung nantinya, kamu bisa menanyakannya di awal interview magang, itu hal yang lumrah untuk ditanyakan. Tapi diluar dari gaji, banyak hal yang lebih berharga yang bisa kamu dapatkan di tempat kerja kamu nanti kok.

 

4 Tidak Banyak Kerjaan

Siapa yang bilang karyawan magang tidak banyak kerjaan? Justru inilah waktunya kamu untuk menyibukkan diri. Mulailah dari bersosialisasi dengan karyawan kantor untuk mendapatkan jaringan networking yang lebih besar, jangan canggung, jadilah dirimu sendiri. Hal selanjutnya, kamu akan disibukkan dengan pekerjaan-pekerjaan yang belum pernah kamu kerjakan sebelumnya, kerjakanlah dengan baik dan maksimal.

banyak belajar hal-hal baru, berinterkasi dengan divisi-divisi lain di kantor dan menjalin hubungan baik sesama karyawan kantor. Jika kamu memiliki potensi besar, mengapa tidak menjadi yang besar dalam perusahaan kecil dibandingkan jadi yang kecil dalam perusahaan besar?

 

5 Peluang jadi Karyawan Setelah Magang

Menjadi karyawan tetap setelah magang bukanlah jaminan. Perusahaan memiliki tahap dan kriteria sendiri dalam merekrut pegawainya, seperti tahapan psikotes, tes kesehatan, wawancara, dan sebagainya. Jika kamu benar-benar menginginkan menjadi karyawan tetep di perusahaan tempat kamu magang, hal yang harus kamu lakukan adalah memberikan performa yang terbaik selama magang, jangan bermalas-malasan, jadilah karyawan magang yang aktif dan memiliki inesiatif yang tinggi.

 

6 Hanya Mengerjakan Perkerjaan Sampingan

“Karyawan magang hanya disuruh-suruh saja”. Mungkin kamu sering mendengar istilah tersebut, tapi yang perlu kita ketahui, karyawan magang bukanlah pesuruh yang membantu secara cuma-cuma, semua pekerjaan yang kamu lakukan harus emiliki manfaat, agar waktu magang kamu tidak terbuang sia-sia.Tidak jarang ada senior kamu yang iseng untuk memberikan perintah-perintah yang tidak masuk akal dan diluar konteks pekerjaan magang kamu, seperti membuatkan kopi setiap pagi, membelikan pulsa, ataupun membelikan makanan, kamu berhak untuk menolaknya secara halus dan baik.

 

  1. Magang yang dibayar itu lebih baik

Kita semua tahu, sih, magang yang nggak dibayar itu kayak kerja cuma-cuma. Kamu berusaha kerjakeras seperti karyawan tapi nggak ada kompensasi apapun sama sekali. Tapi ini nggak berarti kamu nggak mempertimbangkan sama sekali magang di perusahaan yang nggak dibayar walaupun dengan gaji yang biasa.